Makanan Khas Makassar Enak dan Bikin Nagih

 

Makanan Khas Makassar Enak dan Bikin Nagih

Pada artikel kali ini saya akan membahas tentang makanan khas makassar yang enak dan bikin nagih. Ingin tahu lebih lanjut? Simak terus penjelasannya di bawah ini.

Apa sih yang pertama kali Anda pikirkan ketika mendengar kata Makassar? Letaknya? Wilayahnya? Budayanya? Atau tempat wisatanya? Pastinya makanan khas makassar tidak akan kita lupakan.

Makassar memiliki sejumlah makanan khas yang enak dan memiliki cita rasa sendiri serta berbeda dengan daerah daerah lainnya di Indonesia ini.  Contohnya saja coto makassar, jalangkote, roti maros, bassang, palubutung, dan masih banyak lagi.

Saya akan menjelaskannya secara terperinci di bawah ini, namun sebelumnya kenalan dulu yuk sama kota yang dikenan dengan sebutan Ujung Pandang ini.

Letak Geografis dan Batas Wilayah

Makassar adalah ibukota provinsi Sulawesi Selatan serta merupakan kota terbesar keempat di Indonesia dan terbesar di Kawasan Timur Indonesia. Makassar berada di wilayah barat daya pulau Sulawesi dan berada pada koordinat 5°8′S 119°25′E.

Di sebelah barat, Makassar berbatasan dengan Selat Makassar. Di sebelah Timur berbatasan dengan Kabupaten Maros, berbatasan dengan Kabupaten Kepulauan Pangkajenen di sebelah utara, serta berbatasan dengan Kabupaten Gowa di sebelah Selatan.

Kota Makassar berada dekat pantai yang tersebar di sepanjang barat dan utara dan terkenal dengan sebutan “Waterfront City” . Makassar berada di dataran rendah yang memiliki ketinggian antara 0-25 meter di atas permukaan laut.

Penduduk

Makassar merupakan kota besar dan tentunya memiliki jumlah penduduk yang cukup banyak. Selain itu, penduduk  kota Makassar juga berasal dari etnik yang beragam, antara lain Suku Makassar, Suku Bugis, Suku Toraja, orang orang dari Buton, Mandar, Tionghoa, dan Jawa. Namun mayoritas penduduknya adalah berasal dari Suku Makassar dan Suku Bugis.

Agama penduduk di Kota Makassar mayoritas adalah Muslim. Disusul oleh Kristen Ptotestan, Katholik, Budha, Hindu dan Konghucu.

Budaya

Sulawesi Selatan terkenal dengan Tari Pakarena. Namun sebenarnya masih banyak budaya yang berasal dari Makassar lho, contohnya atraksi permainan tradisional “Ma’raga”, atraksi permainan rakyat “Mappadendang”, tarian magis “Pepe-pepeki ri Makka”, tarian ritual Bissu “Ma’giri” dan pemain gendang “Gandrang Bulo”.

Tempat Wisata

Sebagai salah satu kota besar di Indonesia, Makassar tentunya memiliki beberapa tempat wisata yang terkenal baik oleh masyarakat lokal, luar daerah, maupun mancanegara. Tempat wisata di Makassar antara lain adalah Pantai Losari, Pantai Akarena, Pulau Lae-Lae, Pulau Khayangan, Pulau Samarona, Pantai Barombong dan taman Raja Raja Tallo.

Sebagai kota yang pernah dijajah, Makassar memiliki dua benteng yang terkenal, yaitu Fort Rotterdam dan Benteng Panyua.

Fort Rotterdam adalah benteng megah dan menawan hasil peninggalan sejarah Kesultanan Gowa, yaitu kesultanan yang pernah berjaya sekitar abad ke-17. Sebenarnya pada masa Kesultanan Gowa, Makassar memiliki 17 buah benteng yang mengitari seluruh ibu kota, tetapi hanya Fort Rotterdam yang masih terpelihara hingga saat ini.

Benteng Panyua merupakan sebuah benteng kokoh yang menjulang setinggi 5 meter dan dinding setebal sekitar 2 meter. Dinamai Benteng Panyua karena bentuknya mirip seperti penyu.

Makanan Khas

Berbicara tentang Makassar, rasanya tidak lengkap jika kita tidak mengikutsertakan makanan khas makassar yang terkenal akan kelezatannya. Makanan khas makassar umumnya memiliki cita rasa yang kuat.

Hal itu tidak terlepas dari fakta bahwa Indonesia adalah negara penghasil rempah rempah. Khususnya Pulau Sulawesi. Sulawesi terkenal memiliki berbagai jenis rempah rempah yang bahkan sulit ditemui di negara lain atau yang sering disebut langka.

Memangnya apa saja sih makanan khas makassar yang enak dan bikin nagih itu? Baca artikel ini sampai akhir ya…

1. Coto Makassar

makanan khas makassar

Siapa sih yang tidak kenal dengan makanan khas makassar yang satu ini. Semua orang pasti mengenalnya, setidaknya pernah mendengar namanya.

Coto Makassar atau Coto Mangkasara adalah makanan yang sangat populer di tanah Makassar, bahkan mungkin di seluruh Indonesia. Bahkan sekarang sudah banyak rumah makan di sekitar kita yang menjual Coto Makassar.

Coto makassar memiliki kuah yang kental dengan aroma yang menggugah selera. Isiannya terdiri dari daging sapi, tak lupa juga jeroan sapi seperti paru, hati dan babat.

Untuk membuat kuah coto makassar yang sangat enak itu membutuhkan berbagai rempah rempah seperti cengkeh, pala, kemiri, kacang tanah, bawang merah, bawang putih, garam, jahe, jinten, dan masih banyak lagi.

Perpaduan semua rempah rempah itu memberikan cita rasa yang khas pada Coto Makassar. Rasanya kurang lengkap jika memakan Coto Makassar tanpa ketupat atau burasa, kedua hal tersebut menjadi sebuah perpaduan yang tidak boleh dilewatkan jika berkunjung ke Makassar.

Sebagai informasi, burasa merupakan makanan yang juga dikenal dengan sebutan lapat dan lontong bersantan yang berasal dari Bugis dan Makassar

Coto Makassar juga cocok jika dimakan bersama sambal tauco yang pedas.

2. Jalangkote

makanan khas makassar

Sekali lihat, kamu pasti akan menyebutnya pastel karena bentuknya yang sangat mirip. Namun kedua makanan tersebut ternyata berbeda. Kulit jalangkote lebih tipis dari kulit pastel kebanyakan sehingga kulit jalangkote lebih garing dan renyah.

Isiannya pun berbeda. Jalangkote terbuat dari tepung terigu, santan, telur, mentega dan garam yang dibuat adonan lalu dipipihkan kemudian diisi dengan potongan kentang, wortel, telur, mie, bihun, tauge dan rempah rempah. Setelah itu dibentuk menyerupai pastel dan goreng hingga matang.

Jalangkote disajikan bersama sambal cair yang terbuat dari cuka dan cabai, berbeda dengan pastel yangdisajikan bersama dengan cabai rawit.

Makanan khas makassar ini bayak dijual dan dijadikan takjil saat bulan Ramadhan.

3. Sop Konro

 

makanan khas makassar

Iga sapi adalah bahan utama dalam pembutan makanan khas makassar yang bernama sop konro. Agar iga sapi bisa empuk dan mudah terlepas dari tulang, maka iga sapi haru direbus terlebih dahulu.

Campuran rempah seperti ketumbar, kencur, kayu manis, asam, keluwak, pala, kunyit, daun lemon, cengkih, dan daun salam menjadikan konro memiliki aroma yang menggugah selera dan rasa yang agak pedas. Kuah konro juga menggunakan gula merah sebagai penambah rasa manis. Manfaat gula merah sangat banyak untuk tubuh kita.

Burasa dan ketupat adalah makanan yang sangat pas untuk menemani sup konro.

Konro memiliki kuah berwarna coklat kehitaman karena menggunakan kluwek sebagai salah satu bahannya. Konro sangat cocok dimakan bersama lauk pendamping seperti bakwan, perkedel, sate usus, dan jerohan.

4. Konro Bakar

makanan khas makassar

Selain dijadikan sup, konro yang berarti iga sapi juga ada yang dimasak dengan cara dibakar. Namanya adalah konro bakar. Dalam penyajiannya, konro bakar juga disajikan bersama guyuran bumbu kacang dan kuah sup konro yang berwarna kehitaman.

Cita rasa iga sapi yang dibumbui dengan berbagai rempah rempah lalu dibakar akan menciptakan kenikmatan haqiqi yang akan membuat nagih bagi setiap orang yang memakannya.

Jangan khawatir dalam memakannya, karena konro bakar ini dagingnya empuk dan mudah lepas dari tulangnya. Jika Anda memakan makanan yang satu ini, jangan lupa untuk menambahkan nasi dan beberapa lauk lain, seperti tahu, tempe atau perkedel.

5. Pallubasa

makanan khas makassar

Pallubasa sangat mirip seperti coto makassar, baik tampilannya maupun pengolahannya. Mkanan ini terbuat dari jeroan sapi atau kerbau yang disajikan bersama daging yang diiris tipis lalu direbus dan disajikan dalam mangkuk kemudian disiram kuah panas.

Bedanya, rempah rempah yang digunakan dalam pembuatan kuah pallubasa dan coto makassar berbeda. Rasanya pun sudah pasti berbeda. Rasa yang kuat dan gurih akan kita rasakan jika memakan makanan khas makassar ini.

Pallubasa disajikan bersama nasi putih hangat, berbeda dengan coto makassar yang disajikan bersama ketupat atau burasa.

6. Pallumara

makanan khas makassar

Makanan khas Makassar yang selanjutnya adalah pallumara. Pallumara terdiri dari dua kata, yaitu pallu yang artinya masak dan mara yang artinya kering atau kental.

Pallumara merupakan makanan berkuah kental yang menggunakan ikan sebagai bahan utamanya. Ikan kakap, ikan tongkol dan ikan tuna merupakan ikan yang paling sering digunakan delam membuat pallumara.

Kuah pallumara memiliki beragam cita rasa, yaitu terasa pedas, gurih dan asam. Rasa asam pada kuah pallumara ini disebabkan karena dalam pembuatannya menggunakan asam jawa sebagai salah satu bumbunya.

Jangan lupa untuk selalu menyediakan nasi hangat ketika memakan masakan ini.

7. Pallu Kacci

pallu kacci

Seperti yang sudah dibahas di atas bahwa pallu artinya masak, sedangkan kacci artinya asam. Masakan dengan rasa asam itulah arti dari pallu kacci.

Sama seperti pallumara, pallu kacci juga berbahan dasar ikan. Kebanyakan pallu kacci dibuat menggunakan ikan bandeng atau yang sering disebut ikan bolu oleh orang Makassar. Ikan cakalang dan tuna juga sering digunakan dalam membuat makanan ini.

Pallu kacci adalah makanan berbentuk sup ikan, serta kuahnya berwarna kuning dan rasanya pedas, gurih dan asam. Jika Anda suka, Anda juga bisa menaburi kuah pallu kacci dengan bawang goring agar terasa lebih gurih, lezat dan harum.

Bawang merah, kunyit, asam jawa, cabai rawit, garam, gula, dan tomat adalah sejumlah rempah rempah yang digunakan dalam membuat makanan khas Makassar ini.

8. Barongko

makanan khas makassar

Barongko adalah makanan penutup yang terbuat dari pisang sebagai bahan utamanya. Makanan ini sebenarnya adalah makanan khas Suku Bugis namun lebih dikenal sebagai makanan khas Makassar.

Cara membuat barongko sebenarnya mudah, yaitu pisang dihaluskan terlebih dahulu kemudian dicampur dengan santan, telur, gula pasir dan garam. Bungkus adonan tersebut dengan daun pisang lalu kukus hingga matang. Jadi deh. Mudah bukan?

Barongko bisa disajikan dalam kondisi masih panas maupun dingin setelah disimpan di lemari es.

Pisang yang biasa digunkan adalah pisang kepok. Hal tersebut bukan tanpa alasan, melainkan karen apisang kepok rasanya sangat legit.

9. Pisang Epe

pisang epe

Makanan khas Makassar yang berbahan dasar pisang selanjutnya adalah pisang epe.

Pisang epe merupakan makanan khas kota Makassar yang cara pembuatannya adalah dengan cara dipanggang di atas bara api hingga setengah matang, setelah itu dijepi hingga gepeng lalu dipanggang lagi sampai matang.

Pisang yang biasa digunakan adalah pisang kepok yang setengah matang, bisa juga pisang raja. Dalam penyajiannya, pisang epe biasanya disiram dengan gula merah cair.

Namun saat ini, seiring berkembangnya zaman, topping pisang epe sudah bervariasi, seperti coklat, keju, dan bermacam macam selai.

10. Sop Saudara

makanan khas makassar

Sop saudara adalah sebuah singkatan yang jika dipanjangkan menjadi Saya Orang Pangkep Saudara. Pangkep adalah suatu daerah di Sulawesi Selatan yang hanya berjarak 60 km dari kota Makassar.

Sop saudara juga hampir mirip dengan coto Makassar yang isiannya terdiri dari daging sapi, hati, paru, babat dan kikil. Tetapi sop saudara juga menggunkan isian bihun dan juga perkedel.

Nasi putih, perasan jeruk nipis dan sambal sangat cocok untuk menemani makanan ini.

11. Sop Ubi

sop ubi

Jika ubi biasanya diolah dengan cara dikukus, maka yang satu ini sangat berbeda. Pernah membayangkan ubi diolah menjadi sop?

Makassar punya lho makanan unik tersebut. Bahkan menjadi makanan khas ibokota Sulawesi Selatan itu, namun makanan ini tidak sepopuler coto, konro dan jalangkote.

Bumbu dan bahan bahannya mirip seperti soto yang menggunakan bihun, kol dan ayam yang disuwir, namun pada sop ubi juga menngunakan ubi dan kacang tanah sebagai bahannya.

12. Kapurung

makanan khas makassar

Kapurung adalah makanan khas Makassar yang terbuat dari tepung sagu yang diolah menjadi adonan bersama dengan air panas lalu dibentuk bulat bulat kecil seperti bakso. Makanan ini disajikan bersama dengan ikan sayur mayur seperti jantung pisang, jagung manis, bayam, kacang panjang dan terong.

Makanan ini memiliki kuah yang terbuat dari saus kacang serta memiliki rasa sedikit asam yang disebabkan oleh penggunaan buah patikala.

Sebenarnya Palopo adalah asal dari makanan kapurung yang ketika itu dibuat olel masyarakat Luwu. Kapurung sering disebut Pugalu oleh masyarakat Luwu.

13. Burasa

burasa

Burasa atau yang sering disebut buras atau lapat adalah makanan Makassar yang mirip dengan lontong, hanya saja bentuknya lebih pipih. Proses pembuatannya pun berbeda.

Pertama tama beras dimasak bersama santan yang banyak. Untuk memnghasilkan santan Anda bisa menggunkan mesin keruk kelapa untuk memarut kelapanya.

Dari proses di atas dihasilkan nasi lembek yang kemudian dibungkus menggunakan daun pisang. Setelah itu ikat dengan tali raffia dan rebus hingga matang.

Jangan khawatir karena burasa ini bisa awet sampai 2 hari. Burasa biasanya disajikan saat hari raya Idul Fitri atau sebagai pelengkap makan coto Makassar, sop konro atau makanan berkuah khas Makassar lainnya.

14. Songkolo Bagadang

makanan khas makassar

Songkolo bagadang atau yang sering orang Bugis sebut Sokko adalah makanan yang terbuat dari beras ketan, baik ketan putih maupun ketan hitam yang dikukus hingga matang lalu disajikan bersama dengan sejumlah lauk pauk.

Lauk pauk tersebut biasanya adalah serundeng (parutan kelapa yang sudah digoreng), ikan teri, telur asin, maupun ikan asin.

Songkolo biasa ditemui saat pagi atau malam hari di warung warung kopi maupun di pasar. Biasanya songkolo dibungkus menggunakan daun pisang yang diikat menggunakan karet gelang.

15. Putu Cangkiri

putu cangkiri

Putu cangkiri adalah kue khas Makassar yang terbuat dari tepung beras ketan yang dicampur dengan tepung beras dan gula.

Dinamai putu cangkiri karena bentuknya yang mirip dengan cangkir. Jajanan tradisional ini banyak dijumpai di pasar.

Pada awalnya kue putu cangkiri hanya berwarna merah (yang berasal dari gula merah) dan putih (tidak memakai pewarna makanan apapun), namun sekarang Anda bisa menjumpai kue ini dengan aneka warna yang beragam seperti coklat, hijau, ungu dan masih banyak lagi tergantung bahan yang digunakan.

16. Es Pisang Ijo

makanan khas makassar

Setelah membahas makanan yang berat berat, sekarang kita akan membahas yang segar segar. Apalagi kalau bukan es? Makassar terkenal akan es pisang ijonya yang sudah melegenda. Tidak hanya enak dan segar, tampilannya pun juga sangat cantik.

Sesuai namanya, es ini terbuat dari pisang. Pisang yang digunakan adalah pisang kepok. Pisang tersebut tertutup oleh adonan berwarna hijau yeng terbuat dari tepung beras yang dicampur santan dan daun pandan.

Es pisang ijo disajiakan bersama bubur sumsum dan sirup merah, tidak lupa juga es batu. Biasanya es pisang ijo juga menggunakan topping lainnya seperti susu kental manis, keju, messes dan kacang tanah.

Terlihat sangat segar bukan? Terutama jika dimakan saat siang hari yang hawanya sangat panas.

17. Es Pallu Butung

es pallu butung

Ada lagi minuman khas dari Makassar yang tidak boleh Anda lewatkan. Yaitu es pallu butung. Es pallu butung hamper mirip dengan es pisang ijo yang disajikan bersama bubur sumsum dan sirup merah.

Hanya saja jika es pallu butung pisang yang digunakan adalah pisang raja dan pisang tersebut tidak dibungkus dengan adonan hijau, melainkan hanya dipotong biasa.

Es pallu butung juga tidak menggunakan topping lainnya seperti pada es pisang ijo. Namun jangan salah, kedua es ini rasanya sangat enak dan segar. Semuanya memiliki cita rasa tersendiri yang pastinya bakal bikin nagih.

Itulah sedikit artikel mengenai makanan khas makassar. Menggoda semua bukan? Anda harus mencobanya jika berkunjung ke Makassar. Pastinya Anda akan ketagihan dan selalu ingin nambah.

Setelah membaca artikel makanan khas makassar, Anda juga bisa membaca artikel masakan khas sunda untuk menambah wawasan Anda.