Cara Masak Rendang Anti Gagal

Cara Masak Rendang Anti Gagal

Pada artikel ini saya akan membahas tentang cara masak rendang yang benar dan anti gagal. Simak artikel ini sampai akhir untuk penjelasan lengkapnya.

Indonesia memang memiliki banyak sekali masakan nusantara yang tidak ada duanya. Selain memiliki cita rasa yang khas di setiap wilayahnya, masakan Indonesia juga terkenal karena kelezatannya. Salah satunya adalah rendang.

cara masak rendang

Rendang adalah masakan olahan daging yang berasal dari Padang atau Minang. Padang adalah ibukota Provinsi Sumatera Barat.

Masakan ini biasa disajikan saat ada berbagai upacara adat dan perhelatan istimewa oleh masyarakat Minangkabau. Selain itu, rendang juga biasa disajikan saat sedang hari raya Idul Adha maupun hari raya Idul Fitri.

Rendang tidak hanya terkenal di seluruh Indonesia saja, namun juga sudah mendunia. Bahkan rendang pernah menjuarai peringkat pertama dari daftar makanan terenak di dunia pada tahun 2011.

Rendang Padang memiliki cita rasa yang khas seperti masakan yang berasal dari Sumatera pada umumnya, yaitu menggunakan berbagai rempah rempah dan rasanya cenderung pedas.

Karena itu rendang memiliki rasa yang sulit dilupakan. Karena hal itu jugalah rendang bisa menjadi masakan terenak, baik di Indonesia sendiri maupun di dunia.

Umumya daging yang digunakan adalah daging sapi, namun juga bisa diganti sesuai selera masing masing masing, seperti daging kerbau, bebek, ayam atau ikan. Bahkan saat ini banyak yang sudah membuat rendang dari bahan telur, belut, kerang, hati, dan paru.

Ciri khas rendang adalah dimasak menggunakan aneka rempah rempah dan santan, serta dimasak menggunakan api kecil dalam jangka waktu yang cukup lama. Proses memasak memakan waktu beberapa jam hingga hanya menyisakan potongan daging hitam dan dedak.

Rempah rempah yang digunakan dalam masakan rendang dapat bersifat sebagai antiseptik serta bisa membunuh bakteri patogen sehingga menjadikan rendang sangat awet. Bahkan bisa tahan hingga berminggu minggu meskipun dalam suhu ruangan.

Oleh karena itu rendang biasa dibawa sebagai oleh oleh

Manfaat Rendang

Selain enak dan memiliki cita rasa yang khas, rendang juga memiliki banyak manfaat, antara lain.

1. Kaya akan vitamin dan mineral

Rendang memiliki kandungan vitamin dan mineral, antara lain kalsium, zat besi, fosfor, vitamin A, B1 dan zat besi yang berguna untuk mengoptimalkan fungsi tubuh Anda.

2. Kaya akan protein

Rendang terbuat dari daging sapi sebagai bahan bakunya. Tentu saja, itu adalah sumber protein hewani rendah lemak. Protein juga sangat penting untuk pertumbuhan dan regenerasi sel-sel yang rusak di dalam tubuh.

3. Rempah-rempah bisa menangkal penyakit

Lada digunakan dalam pembuatan rendang dan mengandung capsaicin yang dapat mengusir bakteri, bersifat karsinogenik dan analgesik. Tak hanya itu, daun jeruk nipis, serai merica, kunyit dan rempah-rempah lainnya juga bermanfaat sebagai antioksidan yang bermanfaat bagi tubuh. Oleh karena itu, efektivitas rendang tidak perlu dipertanyakan lagi.

Jenis Jenis Rendang

Secara umum, ada dua jenis rendang, yaitu:

1. Rendang Kering

cara masak rendang

Rendang kering adalah rendang asli dalam tradisi kuliner Minang. Masakan ini dimasak berjam-jam hingga santannya mengering dan bumbu meresap sempurna. Rendang kering biasa disajikan untuk acara-acara khusus, seperti upacara adat, perayaan, atau penyambutan tamu kehormatan.

Rendang kering biasanya berwarna lebih gelap, agak hitam-cokelat. Jika dimasak dengan benar, rendang kering dapat disimpan pada suhu kamar selama tiga hingga empat minggu, hingga lebih dari sebulan jika didinginkan, dan enam bulan jika dibekukan.

Ada yang berpendapat bahwa rasa asli rendang Minang adalah yang paling enak dan tak tertandingi, sangat berbeda dengan rendang yang terdapat di beberapa daerah Malaysia lainnya.

2. Rendang Basah atau Kalio

cara masak rendang

Rendang yang dimasak dalam waktu yang lebih singkat disebut rendang basah atau kalio. Masakan ini berwarna cokelat keemasan muda dan lebih pucat, serta memiliki santan yang belum kering. Rendang jenis ini hanya tahan sekitar satu minggu dalam suhu ruang.

Rendang juga dikenal di negara negara Asia Tenggara lainnya, seperti Singapura, Malaysia, Filipina, Vietnam, dan masih banyak lagi. Warna yang lebih pucat dan basah dengan rasa yang kurang begitu kuat adalah ciri rendang yang ditemukan di Malaysia, hampir mirip dengan rendang kalio.

Perbedaannya ada pada proses memasaknya. Rendang Malaysia atau yang juga dikenal sebagai rendang Kelantan dan rendang Negeri Sembilan dimasak lebih singkat daripada rendang Indonesia dan melibatkan pengentalan bumbu dengan mencampurnya dengan kerisik (kelapa parut yang dipanggang), dan tidak dimasak dalam waktu lama dengan api kecil.

Rendang sudah banyak dijual di restoran restoran maupun rumah makan padang. Jika ingin mencicipinya, Anda hanya perlu membelinya.

Namun tidak ada salahnya untuk membuat rendang di rumah sendiri. Meskipun agak ribet, namun rasanya bisa Anda sesuaikan dengan selera Anda sendiri.

Cara masak rendang cukuplah rumit. Dibutuhkan kesabaran yang ekstra karena proses memaksaknya bisa sampai berjam jam. Juga jika cara dan proses pengolahannya salah maka bisa berakibat rasanya menjadi kurang enak atau bahkan dagingnya menjadi keras dan tidak empuk.

Di bawah ini saya akan jelaskan beberapa resep dan cara masak rendang yang benar dan anti gagal.

1. Cara Masak Redang Kering

Umumnya rendang asal Minang adalah rendang kering dan tidak memiliki banyak kuah. Rendang kering memerlukan waktu memasak yang lama sehingga masakan ini akan awet hingga berminggu minggu. Di bawah ini akan saya jelaskan bagaimana cara masak rendang kering

Bahan Bahan:
  • 1 kg daging sapi
  • 2 buah kelapa yang agak tua (untuk diambil santannya)
  • 1 buah kelapa (untuk disangrai)
  • 15 siung bawang merah
  • 10 siung bawang putih
  • 3 batang daun serai
  • 4 lembar daun jeruk purut
  • 3 cm asam kandis atau gelugur
  • 2 lembar daun kunyit, dibuat simpul
  • 3 cm jahe
  • 6 butir kemiri
  • 3 cm lengkuas
  • 3 cm kunyit
  • 1/4 butir pala
  • 1 sendok makan ketumbar
  • 4 keping bunga lawang
  • 2 buah cengkeh
  • 15 biji cabe rawit merah (atau sesuai selera Anda)
  • 25 biji cabai merah (atau sesuai selera Anda)
  • 5 sendok makan cabe giling halus
  • garam secukupnya
  • gula merah secukupnya
Cara Membuat:

a. Potong daging sesuai selera, jangan terlalu besar karena akan semakin lama matangnya, juga jangan terlalu kecil agar daging tidak hancur saat dimasak.

b. Cuci bersih daging menggunakan air mengalir.

c. Membuat bumbu halus. Caranya haluskan bawang merah, bawang putih, asam kandis, kemiri, kunyit, pala, ketumbar, bunga lawang, cengkeh, kemiri, garam, cabai merah dan cabai rawit merah. Anda bisa menghaluskannya menggunakan blender kalau tidak ingin ribet, namun disarankan untuk menghaluskannya secara manual menggunakan cobek.

d. Memarkan daun serai, jahe dan lengkuas. Sisihkan bersama bumbu halus.

e. Parut 2 kelapa hingga menjadi santan, pisahkan antara santan kental dan santan cair. Pada proses memarut kelapa, untuk lebih mudahnya anda bisa menggunakan mesin parut kelapa.

f. Langkah selajutnya adalah menyangrai 1 buah kelapa hingga warnanya berubah menjadi coklat. Jika sudah, giling kelapa tersebut hingga mengeluarkan minyak.

g. Tumis bumbu yang sudah dihaluskan dan dimemarkan mwnggunakan sedikit minyak. Jika sudah tercium bau wangi langsung saja tuangkan santan cair ke dalamnya.

h. Jangan lupa untuk mamasukkan daun jeruk purut dan daun kunyit agar baunya lebih harum.

i. Tunggu hingga santannya menjadi agak berkurang, setelah itu masukkan daging yang telah dipotong potong sebelumnya. Aduk hingga bumbu tercampur rata.

j. Masukkan gula merah secukupnya agar warna rendang menjadi lebih merah.

k. Masak terus menggunakan api kecil hingga santan berkurang.

l. Jika santan sudah berkurang masukkan kelapa yang sudah disangrai.

m. Aduk, lalu masukkan santan kental dan cabai giling halus. Selalu ingat untuk mengaduknya pelan pelan saja. Hal itu agar santannya tidak pecah.

n. Icip sedikit untuk mengoreksi rasanya. Jika masih ada yang kurang segera tambahkan.

o. Jika santan tinggal sedikit dan rendang sudah menjadi kering, angkat dan sajikan.

Itu tadi adalah cara masak rendang kering. Karena sifatnya yang sangat awet, rendang kering biasa dijadikan sebagai oleh oleh jika berkunjung ke Padang.

2. Cara Masak Rendang Basah

Jika rendang asli Padang teksturnya kering, maka rendang Jawa umumnya memiliki tektur yang lebih berkuah. Rasanya pun sedikit berbeda dengan rendang Padang. Rendang Jawa memiliki rasa yang cenderung manis, bukan pedas seperti rendang asal Pulau Sumatera ini.

Jika di atas sudah dijelaskan bagaimana cara masak rendang kering, maka di bawah ini akan dijelaskan bagaimana cara masak rendang basah. Bahan bahan yang digunakan hapir sama seperti rendang kering. Cara masaknya pun juga hampir mirip.

Penasaran? Baca artikel ini sampai akhir ya.

Bahan Bahan:
  • 1 kg daging sapi
  • 20 biji cabai merah (atau sesuai selera Anda)
  • 10 biji cabai rawit merah (atau sesuai selera Anda)
  • 3 buah kelapa untuk diambil santannya
  • 15 siung bawang merah
  • 10 siung bawang putih
  • 3 ruas jari lengkuas
  • 2 ruas jari jahe
  • 3 ruas jari kunyit
  • 1/2 butir pala
  • 4 buah cengkeh
  • 2 buah bunga lawang
  • 1 sendok makan garam
  • gula merah secukupnya
  • 1 sendok makan ketumbar
  • 4 buah kapulaga
  • 4 lembar daun jeruk
  • 2 lembar daun kunyit, dibuat simpul
  • 3 batang daun serai
Cara Membuat:

a. Potong daging sesuai ukuran yang Anda inginkan, tapi ingat untuk tidak metotongnya terlalu besar maupun terlalu kecil.

b. Cuci bersih daging sapi menggunkan air mengalir.

c. Haluskan cabai merah, cabai rawit merah, bawang merah, bawang putih, pala, cengkeh, kunyit, bunga lawang, garam, ketumbar dan kapulaga.

d. Memarkan jahe, lengkuas, dan daun serai. Sisishkan bersama bumbu halus.

e. Parut kelapa dan pisahkan antara santan kental dan santan cair.

f. Tumis bumbu bumbu beserta daun jeruk, daun kunyit, dan daun serai hingga baunya harum.

g. Setelah itu masukkan santan cair, tunggu hingga mendidih. Selalu ingat untuk memasak rendang menggunkan api kecil.

h. Masukkan daging, aduk sebentar.

i. Jangan lupa untuk menambahkan gula merah.

j. Jika santan sudah berkurang hingga tinggal sedikit masukkan santan kental.

k. Aduk perlahan, lalu tunggu hingga santan menyusut kembali hingga tinggal sedikit, namun tidak kering.

l. Jika sudah seperti itu, angkat dan sajikan rendang basah.

Sangat mirip bukan proses memasak rendang basah dengan rendang kering. Perbedaannya adalah pada watu memasaknya. Rendang basah membutuhkan waktu memasak yang lebih sedikit dibanding rendang kering.

Setelah mengetahui bagaimana cara masak rendang, Anda juga bisa membaca artikel cara masak cumi asam manis.

Kesalahan Yang Sering Ditemui Saat Memasak Rendang

Memasak rendang tidaklah mudah. Pasti ada saja kesalahan yang kita lakukan jika tidak cermat. Banyak sekali pemula yang gagal dalam memasak rendang. Di bawah ini akan saya bahas kesalahan yang paling sering dilakukan saat memasak rendang.

1. Arah Potongan Daging Keliru atau Potongan Daging Terlalu Kecil

Ada dua hal yang bisa mengurangi kenikmatan rendang, yaitu dagingnya keras atau malah dagingnya hancur. Rendangnya butuh waktu lama untuk dimasak sebelum empuk dan bumbu meresap dengan baik.

Sebingga Anda  perlu memotong daging dengan 2-3 jari dan menggunakan daging pahanya agar tidak hancur saat dimasak. Jadi bagaimana Anda tidak membuat daging menjadi keras?

Pertama-tama perlu Anda pahami bahwa salah satu penyebab daging alot saat dimakan adalah cara pemotongan yang salah. Cara memotong yang benar adalah dengan memotong daging berlawanan arah dengan seratnya. Dengan cara ini daging menjadi lebih empuk saat dikunyah.

2. Menggunakan Santan dari Kelapa Muda

Saat memasak rendang, minyak yang keluar bisa membuat masakan menjadi lebih enak. Jika menggunakan santan yang berasal dari kelapa muda maka rendang yang dihasilkan teksturnya menjadi kering.

Anda menggunakan santan kental dari kelapa tua kalau ingin rendang yang Anda masak rasanya lebih juicy. Santan jenis ini mudah ditemukan di pasaran.

3. Jumlah Bumbu yang Digunakan Kurang Tepat

Salah satu kunci memasak rendang yang enak juga adalah bumbunya.

Oleh karena itu, selain memilih santan dari kelapa tua, pastikan juga Anda menambahkan jumlah bumbu yang tepat, seperti berapa banyak kelapa yang Anda butuhkan untuk mengambil santan, berapa takaran jumlah sendok makan gula, merica dan rempah-rempah lainnya yang Anda butuhkan.

Misalnya jika Anda menggunakan 1 kg daging sapi maka santan yang digunakan diperoleh dari 3-4 butir kelapa tua.

4. Memasak Dengan Api yang Terlalu Besar

Daging yang keras tidak hanya disebabkan oleh cara pemotongan daging yang salah. Tetapi juga karena api yang digunakan terlalu besar. Memasak rendang dengan api besar membuat daging mudah gosong dan bumbunya tidak terserap dengan baik.

Oleh karena itu, cara memasak rendang yang paling baik adalah dengan api kecil dalam waktu yang lama, sekitar 4 hingga 5 jam. Dengan begitu, rasa khas rempah-rempah dan santan perlahan akan meresap ke dalam daging. Selain itu, dagingnya menjadi lebih empuk dan aroma lezatnya juga keluar perlahan.

Tips Memasak Rendang

Banyak sekali pemula yang salah dalam memasak rendang. Agar rendang yang kita masak rasanya enak dan empuk, tentu dibutuhkan beberapa tips. Di bawah ini adalah tips memasak rendang.

1. Menggunakan Bagian Daging Sapi yang Tepat

Karena rendang harus dimasak dalam waktu yang lama, bahkan sampai berjam jam agar bumbunya meresap, maka Anda harus pintar pintar memilih bagian daging sapi yang digunakan.

Memasak rendang tidak boleh menggunakan bagian daging yang lunak seperti has karena akan mudah hancur ketika dimasak, melainkan harus menggunakan daging yang keras. Daging yang keras bisa didapat dari bagian paha sapi, terutama paha bagian luar.

2. Mengolah Bumbu dan Daging Dengan Benar

Bumbu rendang sebaiknya dibuat dari bahan segar yang dihaluskan dengan cara diulek, bukan diblender. Bumbu yang sudah dihaluskan kemudian direbus bersama dengan santan. Setelah mengental dan mengeluarkan minyak, daging ditambahkan ke masakan.

3. Gunakan Santan Secukupnya

Santan merupakan salah satu bahan utama yang memberikan rasa gurih pada rendang. Oleh karena itu, penggunaan santan yang cukup akan berperan penting dalam cita rasa rendang.

Biasanya perbandingan daging/santan adalah 1:3 yang artinya setiap kilogram daging setara dengan santan kental dari 3 butir kelapa.

4. Masak Rendang Dengan Api Kecil

Rendang harus dimasak menggunakan api kecil selama beberapa jam agar dagingnya empuk. Jika Anda menyukai rendang kering, masak selama 5 hingga 6 jam. Kalau ingin memasak rendang basah, masak selama kurang lebih 4 jam.

Jika direbus hanya 3 jam, Anda tidak akan mendapatkan rendang, melainkan daging kalio yang lembab dan mengandung campuran santan dan bumbu dalam jumlah banyak.

5. Aduk Rendang Secukupnya

Selama daging rendang dimasak dengan bumbu, daging tidak perlu terus-menerus diaduk agar tidak hancur. Namun, rendang juga harus diaduk sesekali agar tidak gosong. Tentu saja, harus diperhatikan saat mengaduk, agar bentuk potongan daging tetap terjaga.

Itu tadi adalah beberapa tips dalam memasak rendang. Selamat mencoba.